Jumat Curhat Polsek KPN Parepare jadi Jembatan Polisi dan Warga, Debu Pelabuhan Sorotan Utama
ONEANEWS.com – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat di Jl. Pelabuhan RT. 002 RW. 009 Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare pada Jumat pagi, 04 September 2026. Sekitar 20 warga berkumpul bersama personel Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara atau Polsek KPN dalam kegiatan rutin “Jumat Curhat” yang dipimpin langsung oleh Kanit Samapta Polsek KPN IPDA Harjuna.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita dan berakhir pukul 09.30 Wita ini menjadi ruang dialog langsung antara kepolisian dengan masyarakat pesisir. Tujuannya jelas: mendengar, mencatat, dan mencari solusi atas permasalahan kamtibmas serta pelayanan publik yang dirasakan warga.
*Jumat Curhat, Program Kapolri untuk Turun Langsung ke Tengah Masyarakat*
Dalam sambutannya, IPDA Harjuna menegaskan bahwa “Jumat Curhat” bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah instruksi langsung dari Kapolri sebagai upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada bapak ibu yang sudah meluangkan waktu hadir pagi ini. Tujuan kami satu, ingin mendengar langsung apa keluh kesah bapak ibu terkait keamanan maupun pelayanan kami di Polsek KPN. Jangan sungkan sampaikan. Karena dari sinilah kami belajar untuk memperbaiki kinerja,” ujar IPDA HARJUNA di hadapan warga.
Ia juga menyampaikan arah kebijakan pimpinan di jajaran Polres Parepare. Kapolres Parepare AKBP PHUNKY MAHENDRA BORNIAWAN, S.I.K., M.H., M.I.K. telah menjabarkan 3 pilar utama dalam bekerja:
Pertama, *POLRI YANG BERMORAL*. Artinya setiap anggota Polri dituntut menjunjung tinggi nilai agama, etika, dan moral dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua, *POLRI YANG BERINTEGRITAS*. Bekerja harus jujur, adil, transparan, dan konsisten sesuai aturan.
Ketiga, *POLRI YANG BERMASYARAKAT*. Polisi harus hadir di tengah masyarakat, membangun kebersamaan, dan menjadi solusi.
“Beliau juga memerintahkan kami untuk aktif melaksanakan patroli ‘BLUE LIGHT’ di seluruh wilayah hukum Polres Parepare. Patroli ini bukan hanya untuk menekan kriminalitas, tapi juga untuk menyapa warga,” jelas IPDA HARJUNA.
*Keluhan Warga: Debu dari Aktivitas Bongkar Muat Pelabuhan*
Sesi tanya jawab menjadi bagian paling dinamis. Ibu Musdiana, warga RT. 002 menyampaikan:
“Pak, terkait kegiatan pelabuhan bongkar muat dengan truk di depan rumah kami. Debunya luar biasa, Pak. Sekiranya sebelum kegiatan dimulai, bisa tidak jalanannya disiram dulu? Biar mengurangi polusi udara dan debu.”
Pertanyaan tersebut langsung ditanggapi IPDA Harjuna.
“Terima kasih Bu. Kami dari Polsek KPN sudah berkoordinasi dengan pihak Pelindo. Pihak Pelindo menyampaikan bahwa mereka tetap melakukan penyiraman jalan sebelum bongkar muat barang curah maupun kontainer. Kami akan terus sampaikan agar penyiraman di Pelabuhan Cappa Ujung dilakukan rutin,” jawabnya.
“Kami akan terus kawal ini. Karena ini menyangkut kesehatan warga. Kami tidak ingin aktivitas ekonomi pelabuhan berjalan, tapi warga yang dirugikan,” tegasnya.
Kapolsek KPN IPTU Suardi, S.E. menyatakan kegiatan ini akan terus bergilir di wilayah binaan.
“Ini perintah pimpinan dan juga kebutuhan masyarakat. Kami akan terus hadir, mendengar, dan melayani. Karena Polri yang baik adalah Polri yang dicintai rakyatnya,” tutup IPTU Suardi.
Kegiatan ditutup pukul 09.30 Wita dengan sesi foto bersama. Situasi aman dan kondusif. (Rls)
