Polsek Tanete Rilau Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Dusun Aroppoe, Dua Hektare Lahan Berhasil Dikendalikan

Polsek Tanete Rilau Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Dusun Aroppoe, Dua Hektare Lahan Berhasil Dikendalikan

BARRU – Personel Polsek Tanete Rilau bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Dusun Aroppoe, Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Senin (17/8/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA tersebut menghanguskan lahan dengan luas diperkirakan mencapai kurang lebih 2 hektare. Vegetasi yang terdampak meliputi rumput kering, sisa-sisa panen jagung, pohon jati, serta pohon mangga milik warga.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat dua titik lokasi kebakaran, yakni di belakang rumah Abd. Kadir, 60 tahun, wiraswasta, warga Dusun Aroppoe, Desa Tellumpanua, serta di area belakang SMA Negeri 3 Barru.

Informasi awal yang diperoleh petugas di lokasi menyebutkan bahwa api diduga berasal dari area perkebunan atau lahan pertanian di sebelah barat, tepatnya di belakang rumah Abd. Kadir. Api kemudian menjalar ke arah timur menuju area di belakang SMA Negeri 3 Barru.

Kondisi lahan yang didominasi vegetasi kering dan berada tidak jauh dari perkebunan atau tanaman jagung milik warga menyebabkan api dengan cepat merambat ke area sekitarnya.

Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, personel Polsek Tanete Rilau bersama unsur terkait segera melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barru serta Dinas Kehutanan Kabupaten Barru.

Sekitar pukul 19.00 WITA, satu unit kendaraan BPBD Kabupaten Barru bersama personel Polsek Tanete Rilau dan Dinas Kehutanan Kabupaten Barru tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Namun, proses pemadaman sempat menghadapi kendala karena medan menuju titik api cukup sulit dijangkau.

Petugas kemudian melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan yang tersedia, termasuk jet shooter milik Dinas Kehutanan Kabupaten Barru, serta peralatan pendukung lainnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 21.40 WITA, titik api pertama yang berada di belakang rumah Abd. Kadir berhasil dipadamkan. Selanjutnya, pada pukul 22.00 WITA, titik api kedua di belakang SMA Negeri 3 Barru juga berhasil dipadamkan.

Setelah seluruh titik api berhasil dikendalikan, personel melakukan pengecekan dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Kapolsek Tanete Rilau IPTU Mudhaffar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara cepat melalui koordinasi dan sinergi antara kepolisian, BPBD, Dinas Kehutanan, serta masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama pada kondisi cuaca panas dan lahan yang kering. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga,” ujarnya.

Polsek Tanete Rilau juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran lahan.

Dengan sinergi dan kepedulian bersama, potensi Karhutla dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin demi menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat di Kabupaten Barru.

Bagikan artikel ini ke :