Patroli Cipta Kondisi Digalakkan Polres Barru Demi Menjaga Kedamaian Kampung

BARRU – “Malam yang Tenang, Mahallah yang Aman – Bersama Warga, Polisi Bergerak Menjaga Kampung”.

Pada malam yang tenang, Jumat 4 Juli 2024, udara pesisir Barru berhembus pelan menyapa kota kecil yang lekat dengan nilai-nilai kekeluargaan. Di saat sebagian warga telah beristirahat, personel Polsek Barru bergerak menyusuri lorong-lorong malam, menggelar Patroli Cipta Kondisi demi menjaga kedamaian kampung halaman.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud tanggung jawab bersama dalam merawat rasa aman di tengah masyarakat. Dipimpin oleh Ps Ka SPKT A bersama piket Binmas, patroli menyasar potensi gangguan seperti miras, sajam, senjata api rakitan, balapan liar, begal, serta penyakit sosial lainnya yang dapat mengusik ketenangan warga.

Di Anjungan Pantai Sumpang Binangae, petugas menyapa dengan santun para pedagang yang masih berjualan. Mereka dihimbau untuk tetap menjaga ketertiban, karena tempat berjualan bukan sekadar lokasi usaha, tapi juga bagian dari wajah mahallah. Di area PT Bosowa, para petugas keamanan malam pun diberi pesan untuk senantiasa waspada—karena keamanan adalah hasil dari mata yang terjaga dan hati yang tulus menjaga.

Namun, tugas menjaga ketenteraman tak cukup hanya di tangan aparat. Di pundak para tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, tersimpan kekuatan besar untuk menciptakan perubahan. Pemuda adalah lentera perubahan—mereka bisa menjadi dinding pertama penolak kekacauan. Tokoh agama dengan nasihatnya adalah oase bagi jiwa yang gelisah. Sementara tokoh masyarakat menjadi penyeimbang, pengikat harmoni, dan penuntun arah.

Di tanah Bugis yang memuliakan sipakatau, sipakainge, dan sipakalebbi, menjaga kamtibmas bukan hanya kewajiban hukum, tapi juga warisan budaya. Di setiap langkah patroli malam itu, terselip harapan: agar anak-anak bisa tumbuh tanpa rasa takut, agar ibu-ibu bisa tidur tanpa gelisah, dan agar kampung ini tetap menjadi tempat pulang yang damai.

“Ketenteraman kampung tak lahir dari kekuatan senjata, tapi dari hati-hati yang bersatu menjaga.”

Bagikan artikel ini ke :