Dari Usaha Kopi hingga Kue, Pelaku UMKM Titip Harapan kepada Faridah HS

Dari Usaha Kopi hingga Kue, Pelaku UMKM Titip Harapan kepada Faridah HS
Dari Usaha Kopi hingga Kue, Pelaku UMKM Titip Harapan kepada Faridah HS. (Foto: oneanews)

ONEANEWS.com – Anggota DPRD Kota Parepare Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Ujung, Hj Faridah HS, SE, menggelar kegiatan temu konstituen dan penjaringan aspirasi masyarakat dalam agenda reses di Jalan Karaeng Burane, Sabtu (7/11/2026).
‎
‎Dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait bantuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk permintaan bantuan peralatan usaha untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
‎
‎Faridah mengatakan, pihaknya akan berupaya memperjuangkan berbagai usulan yang disampaikan warga agar dapat direalisasikan. Dia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi, baik secara langsung maupun tertulis.
‎
‎”Kami mengajak masyarakat untuk menyampaikan usulan bantuan usaha, baik secara langsung maupun tertulis. Kami akan berupaya agar aspirasi ini bisa diperjuangkan,” ujarnya.
‎
‎Salah seorang warga Kompleks PU yang bergerak di bidang usaha kopi turut mempertanyakan ketersediaan bantuan peralatan usaha dari pemerintah. Dia mengaku sebelumnya pernah menerima bantuan melalui kelurahan, namun bantuan tersebut tidak dimanfaatkan.
‎
‎Warga tersebut mengaku akhirnya memilih mengambil kredit untuk berinvestasi membeli peralatan usaha sendiri. Meski demikian, dia berharap masih ada peluang mendapatkan bantuan peralatan untuk mengembangkan usahanya.
‎
‎”Saya bergerak di bidang kopi. Pernah dapat bantuan dari kelurahan, justru bantuan itu tidak digunakan. Daripada saya menunggu bantuan, saya ambil kredit untuk investasi alat. Sekiranya memang ada bantuan alat, kami bisa dibantu,” ungkapnya.
‎
‎Aspirasi lainnya juga disampaikan warga yang menjalankan usaha penjualan kue. Menjelang bulan suci Ramadan, mereka berharap pemerintah tetap memperhatikan pelaku usaha kecil dan tidak bosan menerima usulan bantuan usaha dari masyarakat.
‎
‎Menanggapi hal tersebut, Faridah menjelaskan bahwa anggaran bantuan usaha saat ini masih terbatas. Berdasarkan alokasi yang tersedia, bantuan untuk setiap pelaku usaha tersisa sekitar Rp 3,5 juta. Namun, jumlah tersebut belum menjamin seluruh pengusul dapat menerima bantuan.
‎
‎”Untuk saat ini bantuan terbatas. Per orang atau pelaku usaha anggarannya tersisa sekitar Rp 3,5 juta. Itu pun belum pasti semua terima,” jelasnya.
‎
‎Meski demikian, Faridah menegaskan pihaknya akan terus mengupayakan agar aspirasi masyarakat dapat terakomodasi.
‎
‎Dia juga meminta warga agar tidak berhenti menyampaikan usulan, termasuk terkait kebutuhan pengembangan usaha.
‎
‎”Jangan bosan-bosan masukkan usulan. Siapa tahu tahun depan PAD Parepare bisa bertambah, sehingga bagaimana kita bisa mengakomodasi semua sesuai dengan apa yang diharapkan,” tutupnya. (*)

Bagikan artikel ini ke :