APBN Hadir, Kinerja Diapresiasi, UMKM Diberdayakan: KPPN Palopo Gelar Rangkaian Kegiatan Semester I 2026

APBN Hadir, Kinerja Diapresiasi, UMKM Diberdayakan: KPPN Palopo Gelar Rangkaian Kegiatan Semester I 2026
APBN Hadir, Kinerja Diapresiasi, UMKM Diberdayakan: KPPN Palopo Gelar Rangkaian Kegiatan Semester I 2026. (Foto: humas)

ONEANEWS.com – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Palopo menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang memadukan transparansi kinerja APBN, apresiasi kepada satuan kerja mitra, penguatan pelaksanaan anggaran, edukasi ketaspenan, serta pemberdayaan pelaku UMKM.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada Selasa (11/8/2026) di Aula KPPN Palopo tersebut meliputi BERARTI Awards Semester I Tahun 2026, Press Conference Kinerja APBN Wilayah Luwu Raya sampai dengan 7 Agustus 2026, Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2026, Sosialisasi TASPEN, serta Bazar UMKM.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi KPPN Palopo untuk tidak hanya menyampaikan perkembangan pengelolaan APBN di wilayah Luwu Raya, tetapi juga memperkuat sinergi dengan satuan kerja dan mitra strategis sekaligus memberikan apresiasi atas kinerja pengelolaan keuangan negara.

Kinerja APBN Luwu Raya Capai Rp3,19 Triliun

Dalam Press Conference Kinerja APBN, KPPN Palopo menyampaikan perkembangan pelaksanaan APBN di wilayah kerja yang meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Luwu Timur.

Sampai dengan 7 Agustus 2026, total Belanja Negara mencapai Rp3,193 triliun atau 66,80 persen dari pagu sebesar Rp4,780 triliun. Realisasi tersebut terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp392 miliar, belanja barang Rp140 miliar, belanja modal Rp40 miliar, serta transfer sebesar Rp2,619 triliun.

Sementara itu, Pendapatan Negara yang tercatat sampai dengan periode yang sama mencapai Rp376 miliar, yang berasal dari PPh sebesar Rp107 miliar, PPN Rp112 miliar, pajak lainnya Rp88 miliar, bea masuk Rp10 miliar, dan PNBP Rp59 miliar.

Dari sisi Transfer ke Daerah (TKD), realisasi telah mencapai Rp2,62 triliun atau 67,70 persen dari pagu Rp3,9 triliun. Kinerja penyaluran tertinggi berdasarkan lokasi tercatat pada Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dengan realisasi sebesar 70,33 persen.

KPPN Palopo juga terus mendorong percepatan penyaluran TKD, termasuk Dana Desa dan DAK Fisik. Hingga 7 Agustus 2026, Kabupaten Luwu Timur telah mencapai realisasi Dana Desa 100 persen, sementara Kabupaten Luwu Utara mencapai 98,15 persen dan Kabupaten Luwu 82,09 persen.

BERARTI Awards Apresiasi Kinerja Satuan Kerja

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan BERARTI Awards Semester I Tahun 2026 kepada satuan kerja dan pengelola keuangan mitra KPPN Palopo yang menunjukkan kinerja terbaik.

BERARTI Awards ditetapkan melalui Keputusan Kepala KPPN Palopo Nomor KEP-31/KPN.2504/2026 tanggal 4 Agustus 2026. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja terbaik selama Semester I Tahun 2026.

Penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori, antara lain Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik berdasarkan kelompok pagu kecil, sedang, dan besar; Optimalisasi Transaksi Non Tunai melalui Kartu Kredit Pemerintah dan Cash Management System; Akurasi dan Kecepatan Penyampaian LPJ Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan; serta Akurasi dan Kecepatan Pelaksanaan Rekonsiliasi Data Satker dan Penyampaian Laporan Keuangan.

Penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga mendorong terciptanya budaya pengelolaan APBN yang semakin tertib, efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

 

Evaluasi Pelaksanaan Anggaran, Perkuat Sinergi

Setelah pemberian penghargaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2026.

Forum evaluasi menjadi ruang untuk melihat perkembangan pelaksanaan anggaran selama semester pertama sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki pada semester berikutnya. Melalui evaluasi tersebut, KPPN Palopo bersama satuan kerja mitra terus memperkuat koordinasi dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran.

Dengan demikian, capaian realisasi anggaran tidak hanya dilihat dari sisi persentase penyerapan, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan, ketepatan waktu, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan.

Sosialisasi TASPEN Tingkatkan Pemahaman Peserta

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Sosialisasi TASPEN sebagai sarana untuk memberikan informasi sekaligus meningkatkan pemahaman peserta mengenai layanan dan program ketaspenan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas informasi kepada para peserta sehingga dapat memahami hak, layanan, dan program yang tersedia dalam penyelenggaraan ketaspenan.

Bazar UMKM, Dorong Ekonomi Lokal

Tidak hanya berfokus pada aspek pengelolaan APBN, rangkaian kegiatan juga memberikan ruang bagi pelaku usaha melalui Bazar UMKM.

Sebanyak enam pelaku UMKM turut ambil bagian dalam bazar yang berlangsung di lingkungan KPPN Palopo. Beragam produk ditawarkan kepada peserta kegiatan, menciptakan suasana yang lebih interaktif sekaligus membuka ruang promosi dan transaksi bagi pelaku usaha lokal.

Kehadiran bazar UMKM menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan dan penguatan ekonomi lokal. Di tengah pelaksanaan tugas KPPN sebagai pengelola perbendaharaan negara, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan APBN pada akhirnya diharapkan memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Kegiatan Jual-Beli pada Bazar UMKM KPPN Palopo. (Foto: humas)

Sinergi untuk APBN yang Memberikan Manfaat

Rangkaian kegiatan pada 11 Agustus 2026 tersebut memperlihatkan berbagai dimensi peran KPPN Palopo dalam mengawal APBN di wilayah Luwu Raya: menyampaikan kinerja secara transparan, mengapresiasi kinerja mitra, mengevaluasi pelaksanaan anggaran, memperkuat pemahaman layanan ketaspenan, serta mendukung pemberdayaan UMKM.

Melalui sinergi antara pemerintah, satuan kerja, mitra layanan, dan pelaku UMKM, KPPN Palopo terus mendorong pengelolaan APBN yang berkualitas, pelayanan publik yang semakin baik, serta pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. SIGAP dalam Melayani, BERARTI untuk Negeri. (Rls)

Bagikan artikel ini ke :