Hadiri Wisuda Santri Ponpes Hilyatul Irsyad, Tasming Hamid Dukung Penguatan Nilai Keagamaan di Parepare

Hadiri Wisuda Santri Ponpes Hilyatul Irsyad, Tasming Hamid Dukung Penguatan Nilai Keagamaan di Parepare

ONEANEWS.com – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Pondok Pesantren Hilyatul Irsyad atas dedikasi mereka dalam membina dan mencetak generasi santri yang berkarakter serta berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Apresiasi tersebut disampaikan Tasming saat menghadiri acara Wisuda Santri dan Milad Pertama Pondok Pesantren Hilyatul Irsyad di Kelurahan Lemoe, Kota Parepare, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan serta penanaman pohon sebagai bagian dari rangkaian peringatan milad pondok pesantren tersebut.

Dalam sambutannya, Tasming menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan dan pengurus pondok pesantren yang telah berkontribusi dalam pendidikan serta pembinaan generasi muda.

“Tentu atas nama pemerintah, saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran pimpinan pondok pesantren yang telah mencetak santri yang luar biasa,” ujar Tasming.

Ia juga mendoakan agar seluruh santri Pondok Pesantren Hilyatul Irsyad dapat meraih cita-cita, mengembangkan potensi diri, serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurut Tasming, keberadaan pondok pesantren dan upaya pembinaan generasi muda melalui pendidikan agama sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Parepare dalam mempertahankan identitas daerah sebagai kota santri dan ulama.

Ia menegaskan, identitas tersebut merupakan warisan nilai dan cita-cita para pendahulu yang perlu terus dijaga serta diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Saya mengucapkan terima kasih. Ini menjadi bagian dari semangat pemerintah daerah sejak dahulu, ketika orang tua kita menegaskan bahwa Parepare adalah kota santri dan ulama,” ungkapnya.

Mantan anggota DPRD Parepare dua periode itu menilai, kiprah Pondok Pesantren Hilyatul Irsyad dalam membina para santri menjadi salah satu wujud nyata dari semangat tersebut.

Tasming berharap, pendidikan berbasis keagamaan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Parepare, sehingga melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga berakhlak baik dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Tasming mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Parepare juga mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Ia menyebutkan, salah satu bentuk dorongan tersebut adalah penerapan persyaratan kemampuan mengaji dalam proses promosi jabatan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Parepare.

Kebijakan tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya mendorong penguatan nilai keagamaan dalam kehidupan birokrasi. (adv)

Bagikan artikel ini ke :