Warga Temukan Bom saat Mencari Harta Peninggalan Jepang di Malimpung

Warga Temukan Bom saat Mencari Harta Peninggalan Jepang di Malimpung
Warga Temukan Bom saat Mencari Harta Peninggalan Jepang di Malimpung. (Foto: Dia)

ONEANEWS.com – Tim Jibon Gegana Brimob Polda Sulsel meledakkan Bom jenis Aircraff di Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Bom yang diduga misfire (gagal ledak) ini ditemukan warga yang tengah mencari harta peninggalan penjajah jepang di Desa tersebut.

Dantim Jibon Gegana Brimob Polda Sulsel, Iptu Syahrir mengatakan daya ledak bom yang diangkut menggunakan pesawat tempur ini mencapai radius 100 meter. “Dalam radius 100 meter, bangunan masih hancur jika menggunakan bom ini,” kata dia di Dusun Pajalele, Desa Malimpung, Minggu sore (11/10/2026).

Bom yang diduga peninggalan Jepang ini diduga misfire (gagal ledak) saat ditemukan. “Kemungkinan besar, bom misfire,” ucapnya.

Karena ukurannya cukup besar kata dia, maka diledakkan sebanyak 3 kali agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami harus memastikan bom itu betul-betul hancur sehingga tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat,” terangnya.

Kepala Desa Malimpung, Muhammad Sahrir mengatakan, bom peninggalan Jepang ini ditemukan warga yang tengah mencari harta peninggalan Jepang di wilayah Desa Malimpung. “Saat metal detektor yang digunakan menemukan bom ini, warga itu kemudian menggalinya,” bebernya.

Namun, bukannya mendapatkan harta kata dia, warga itu justru menemukan bom dan langsung melaporkan ke Pemerintah Desa dan Aparat setempat. “Setelah kita cek, ternyata benar,” ucapnya.

Desa Malimpung kata dia, memang menjadi salah satu daerah yang menjadi sasaran bagi pencari barang antik yang ditinggalkan penjajah Jepang di masa perang kemerdekaan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Desa Malimpung juga merupakan daerah basis pendudukan jepang untuk wilayah Indonesia Timur di perang kemerdekaan. (Dia)

Bagikan artikel ini ke :