Anggota DPRD Pinrang Nyaris Dilabrak Petani saat Unjuk Rasa
ONEANEWS.com – Seorang Anggota DPRD Kabupaten Pinrang nyaris dilabrak para petani yang unjuk rasa di gedung DPRD pinrang, Sulawesi Selatan.
“Petani kesal, makanya melampiaskan kekesalannya,” kata seorang petani asal Duampanua yang enggan di sebut identitasnya Rabu 16 September 2026
Petani asal Duampanua ,Haerul mengatakan, petani kesal karena air yang berasal dari bendungan benteng sempat mengalir usai unjuk rasa pada Senin lalu. “Tapi hanya beberapa saat, air itu tidak mengalir,” ujarnya.
Hal ini kata dia memicu kekesalan dan kemarahan petani. “Sehingga mendatangi bendungan benteng dan gedung DPRD,” katanya.
Di bendungan benteng kata dia, amarah petani juga sempat amarah petani sempat memuncak. “Petani butuh air, tapi tiba tiba tidak mengalir menjadi pemicu kemarahan petani,” jelasnya.
Menurut dia, petani butuh air 4-6 kubik perdetik untuk kebutuhan irigasi pertanian.
Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi berjanji akan menyurat ke balai besar agar pintu bendungan dibuka. “Kita akan menyurat ke balai besar pompengan untuk kebutuhan air petani,” ungkapnya.
Aksi demonstrasi petani terkait kebutuhan air irigasi sudah berlangsung ke dua kalinya. Pada Senin lalu, aksi serupa dilakukan ratusan petani asal Duampanua di depan kantor PSDA dan Gedung DPRD. (Dia)
