Menyambut Hardiknas 2026, Pengawas SMP Liukang Kalmas Adakan Pelatihan Pakar Petarung
ONEANEWS.com – Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional tahun 2026, Pengawas SMP di Kecamatan Liukang Kalmas mengadakan Pelatihan pada Komunitas Belajar (Paguyuban Kepala Sekolah/Pendidik Aktif, Responsif dan Pejuang Tangguh di Medan Arung) Pakar Petarung di SMP Negeri 1 Liukang Kalmas, Kamis (30/4/2026), lalu.
Pengawas Nurhaedah Burhan, S.Pd., M.Pd, mengadakan pelatihan di SMPN 1 LK Kalmas dengan nama kegiatan
1. Pelatihan Implementasi Pembelajaran Mendalam pada Kombel Pakar Petarung
2. Observasi Kepala Sekolah pada Penilaian Praktik Kinerja Kepala Sekolah tahun 2026.
Jumlah peserta kurang lebih 50 orang terdiri dari kepala sekolah dan guru-guru dari Kepulauan Kalmas yakni SMPN 1 Lk.Kalmas (Pulau Kalukalukuang), SMPN 3 Satap Lk.Kalmas (Pulau Dewakang Lompo), SMPN 8 Satap Lk.Kalmas (Pulau Butung-butungan, SMPN 9 Satap Lk Kalmas (Pulau Pammalikang), SMPN 10 Satap Lk.Kalmas (Pilau Saliriang), SMPN 11 Satap Lk.Kalmas (Pulau Masalima) dan SMPN 13 Satap Lk.Kalmas (Pulau Sabaru).
Kegiatan ini telah terlaksana sebanyak dua kali sebagaimana diutarakan Nurhaeda yakni di tahun 2025 tentang SPMI di Pulau Masalima dan akan rutin dilaksanakan setiap 3 bulan sekali sebagaimana yang tertuang dalam program kerja kombel 2026.
Nurhaedah merasa sangat berbahagia dan berbangga dengan antusias dan semangat pantang menyerah para kepsek dan guru melakukan perjalanan dari pulau tempat tugasnya menuju Pulau Kalukalukuang yang jaraknya sangat jauh butuh waktu 3 sampai 10 jam perjalanan menggunakan kapal kayu.
“Luar biasa dedikasi dan pengorbanan yang ditunjukan dan dilakukan oleh para kepala sekolah dan pendidik di kepulauan Kalmas demi sebuah misi, menambah ilmu dan wawasan dengan mengikuti kegiatan kombel yakni Pelatihan tentang Implementasi Pembelajaran Mendalam di sekolah,” ungkapnya.
Ditegaskannya Pembelajaran Mendalam oleh Bapak Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang mutlak harus diterapkan di sekolah di seluruh Indonesia. Pendekatan ini mengutamakan proses berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan (mindful, meaningful, joyful) agar siswa memahami tujuan dan manfaat belajar.
“Sebelum pelaksanaan kegiatan pelatihan Implementasi Pembelajaran Mendalam, pihaknya terlebih dahulu melakukan kegiatan Tudang Sipulung dan dilanjutkan dengan Observasi Kepala Sekolah di SMPN 1 Lk. Kalmas,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan observasi ini akan dilakukan ke semua sekolah dampingannya pihaknya juga telah menjadwalkan akan melakukan kegiatan observasi kepala sekolah ke kepulauan kalmas barat dan timur di pertengahan Mei ini yang sudah menjadi kewajiban bagi kami sebagai pendamping dan mitra profesional para Kepala Sekolah dampingan.
“Semoga dengan intensnya pendampingan yang dilakukan oleh para pengawas sekolah terutama yang bertugas di daerah kepulauan terluar dapat mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan mentoring dan coaching) serta terlaksananya pendampingan implementasi teknologi digital berbasis data (Transformasi Digital),” harapannya.
Dia mengajak, mari wujudkan pendidikan bermutu untuk semua,sesuai dengan tema Hardiknas tahun 2026 ini yakni menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, dan berpesan kepada para sesama pengawas sekolah, mari mendampingi dan melayani dengan hati, penuh dedikasi yang tiada henti, mencerdaskan anak bangsa di pelosok negeri. (*)
