Guru dan Staf SMAN 1 Lasusua Laporkan SPT Tahunan Serentak Melalui Coretax DJP

Guru dan Staf SMAN 1 Lasusua Laporkan SPT Tahunan Serentak Melalui Coretax DJP
Guru dan Staf SMAN 1 Lasusua Laporkan SPT Tahunan Serentak Melalui Coretax DJP. (Foto: humas)

ONEANEWS.com – Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Lasusua terus berupaya meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat, khususnya bagi para aparatur sipil negara dan tenaga pendidik. Upaya nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan bimbingan teknis sekaligus layanan jemput bola berupa Pojok Pajak yang berlokasi di SMAN 1 Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, pada Sabtu (28/2/2026). Agenda utama dalam kegiatan ini adalah pendampingan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan secara serentak.

Kegiatan edukasi dan pendampingan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, seluruh guru, serta staf tata usaha SMAN 1 Lasusua yang berstatus sebagai Wajib Pajak dan belum melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi untuk Tahun Pajak 2025.

Acara yang dipandu langsung oleh tim penyuluh dan petugas dari KP2KP Lasusua tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar, dimulai sejak pukul 09.00 hingga berakhir pada pukul 12.30 WITA. Kehadiran layanan Pojok Pajak ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh pihak sekolah karena sangat memudahkan pemenuhan kewajiban perpajakan di tengah kesibukan aktivitas belajar mengajar.

Fokus utama dalam bimbingan teknis kali ini adalah memperkenalkan dan mempraktikkan langsung tata cara pengisian serta pelaporan SPT Tahunan melalui sistem terbaru milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yakni Coretax (Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan).

Karena sistem ini merupakan pembaruan yang baru diimplementasikan, para peserta memerlukan bimbingan khusus untuk memahami antarmuka dan fitur-fitur barunya. Para guru dan staf diarahkan untuk mengisi data secara mandiri menggunakan perangkat laptop atau komputer masing-masing.

Langkah demi langkah, mulai dari proses masuk (login) ke dalam sistem, pengecekan data pemotongan pajak dari pemberi kerja, hingga tahap penyampaian akhir dokumen, dipandu secara saksama oleh para petugas.

Dalam proses pelaksanaannya, kegiatan ini tidak lepas dari dinamika lapangan. Para peserta sempat mengalami kendala berupa pelambatan akses jaringan saat mencoba mengakses sistem Coretax. Hal ini dapat dimaklumi mengingat tingginya lalu lintas akses Wajib Pajak secara nasional yang berbarengan melaporkan pajak, serta proses adaptasi awal terhadap sistem yang baru diluncurkan. Kendati demikian, kendala teknis tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta.

Berkat kesabaran para guru dan pendampingan intensif dari tim KP2KP yang siap sedia memberikan solusi, seluruh peserta akhirnya berhasil merampungkan dan melaporkan SPT Tahunannya hingga menerima bukti penerimaan elektronik.

Melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, pihak KP2KP Lasusua memiliki harapan besar terkait kemandirian Wajib Pajak di masa mendatang. Para guru dan staf SMAN 1 Lasusua diharapkan telah memahami alur dan tata cara penggunaan sistem Coretax dengan baik dan terbiasa dengan ekosistem digital tersebut. Dengan pemahaman yang memadai, ke depannya mereka mampu melaksanakan kewajiban pelaporan SPT secara mandiri dari mana saja dan kapan saja.

Hal ini tentu memberikan efisiensi waktu yang sangat signifikan, karena Wajib Pajak tidak perlu lagi meluangkan waktu khusus untuk datang dan mengantre panjang di kantor pajak.

Sebagai informasi tambahan, pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban perpajakan secara nasional mulai Tahun Pajak 2025 memang telah terintegrasi sepenuhnya melalui sistem Coretax DJP. Mengingat tahun ini menjadi momentum pengalaman pertama bagi seluruh Wajib Pajak di Indonesia dalam berinteraksi dengan sistem tersebut, DJP beserta seluruh unit vertikalnya di daerah berkomitmen penuh untuk mengawal proses transisi ini. Komitmen tersebut terangkum jelas dalam slogan “Kami Dampingi Sampai Berhasil”.

Kegiatan pendampingan komprehensif di SMAN 1 Lasusua ini menjadi salah satu bukti nyata perwujudan slogan tersebut dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. (Rls)

Bagikan artikel ini ke :