Patroli Blue Light Polsek Bacukiki, Upaya Berikan Rasa Aman di Malam Hari
ONEANEWS.com – Guna memberikan rasa aman dan menjaga stabilitas keamanan wilayah pada malam hari, personel Polsek Bacukiki Polres Parepare melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light, Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 23.00 Wita. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Cooling System dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Bacukiki.
Patroli Blue Light tersebut dilaksanakan oleh personel piket Polsek Bacukiki yang dipimpin oleh Pamapta III Polsek Bacukiki, Aiptu Sunuddin Pene. Dalam pelaksanaannya, patroli menyasar sejumlah titik strategis dan lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Adapun rute patroli meliputi Jalan Bau Massepe, tepatnya di pertigaan masuk Rumah Sakit Regional Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Ainun Habibie, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, untuk mengontrol situasi arus lalu lintas. Selanjutnya patroli dilakukan di sekitar Mie Gacoan Jalan Bau Massepe, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki, serta di kawasan wisata Pantai Ku, Jalan Mattirotasi, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, guna memantau situasi kamtibmas.
Bentuk kegiatan yang dilaksanakan berupa Patroli Blue Light dan sambang masyarakat dengan sasaran jalan protokol, pemukiman warga, serta objek vital yang berpotensi menjadi lokasi gangguan kamtibmas maupun pelanggaran hukum lainnya. Dalam kesempatan tersebut, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga dan memelihara keamanan lingkungan serta segera menghubungi pihak kepolisian terdekat, khususnya Polsek Bacukiki, apabila membutuhkan bantuan.
Kegiatan Patroli Blue Light Polsek Bacukiki Polres Parepare dalam rangka mendukung Cooling System dan KRYD ini berakhir sekitar pukul 23.50 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif.
Pelaksanaan Patroli Blue Light ini merupakan upaya preventif Polsek Bacukiki dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, sekaligus menjadi bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Kehadiran langsung personel di lapangan diharapkan dapat memberikan efek cegah dan tangkal terhadap potensi tindak kejahatan, pelanggaran hukum, serta gangguan ketertiban umum. (rls)
