Tim Dapur SPPG Barru Coppo 001 Berkoordinasi ke Kapolres Barru Perkuat Sinergitas

BARRU – Kepala SPPG Barru Coppo 001, Andi Baso Maulana Saputra Wawo gelar kunjungan koordinasi ke Kapolres Barru, AKBP Ananda Fauzi Harahap.
Kedatangan rombongan tim Dapur SPPG Barru Coppo 001 diterima langsung oleh Kapolres Barru, AKBP Ananda Fauzi Harahap di Mapolres Barru, Rabu (23/7/2025).
Langkah ini dilakukan, selain untuk berkoordinasi dengan Kapolres Barru juga untuk melaporkan perkembangan proses pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan sejak 13 Januari 2025 lalu hingga saat ini.
Hingga saat ini, alhamdulillah program MBG di Kabupaten Barru telah berjalan lancar sejak beroperasi mulai Januari sampai sekarang.
Hal itu terwujud tentunya berkat koordinasi dan suppor positif dari berbagai pihak yang turut mendukung program Nasional ini.
Dari kunjungan koordinasi ini, PIC Mitra Sppg Barru Coppo 001, Ramli Usman berharap dukungan penuh dari berbagai pihak agar program Presiden Prabowo ini bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan Nasional.
“Tujuan Nasional program Makan Bergizi Gratis adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan memastikan pemenuhan gizi yang optimal, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.
Hingga saat ini, penerima manfaat Dapur Sppg Barru Coppo 001 menjangkau mulai tingkat PAUD hingga SMA.
Adapun sekolah penerima manfaat sejak tahap awal, mulai 13 Januari 2025 terdapat 5 sekolah, diantaranya yaitu SDN 1 Barru, SDN 20 Barru, SMPN 1 Barru, SMPN 2 Barru dan SMAN 1 Barru.
Kemudian pada 28 April 2025, cakupan program diperluas hingga ke jenjang pendidikan anak usia dini, meliputi TK Al-Ikhlas, TK Negeri 4 Barru, PAUD Nurhidayah.
Dapur Sppg Barru Coppo 001 ini didukung oleh ahli gizi, akuntan, hingga 47 relawan yang bertugas di berbagai bagian, termasuk tim bahan, juru masak, tim pengepakan, distribusi, hingga tim pencuci ompreng dan peralatan dapur.
Semua proses dirancang mengikuti standar dari Badan Gizi Nasional, guna memastikan kualitas dan kesinambungan program MBG (Menu Berbasis Gizi).

