Barada Tuding Penanganan Dugaan Kasus KCP BNI Dinilai Lamban

Barada Tuding Penanganan Dugaan Kasus KCP BNI Dinilai Lamban
Barada Tuding Penanganan Dugaan Kasus KCP BNI Dinilai Lamban. (Foto: Dia)

ONEANEWS.com – Barisan Rakyat Demokrasi (Barada) menuding penanganan dugaan penggelembungan kredit Nasabah Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Pinrang lamban di tangan Aparat Penegak Hukum (APH).

“Sudah sebulan kasus ini mencuat namun belum ada kejelasan,” kata Kordinator Barada, Hairul saat menggelar aksi demonstrasi di kantor BNI Dan Kejaksaan Negeri Pinrang Kamis (24/7/2025).

Kasus dugaan penggelembungan dana debitur BNI Pinrang ditangani Polres Pinrang dan Kejaksaan Negeri Pinrang. “Harusnya cepat karena ditangani dua lembaga APH,” pintanya.

Nyatanya kata dia,Kejaksaan Negeri Pinrang baru akan menerbitkan Sprindik,” Sementara di Polres Pinrang belum ada kejelasan,” terangnya.

Jangan jangan kata dia, kasus ini berjalan ditempat. “Makanya Barada turun untuk mengawal kasus ini,” ungkapnya.

Kasus dugaan penggelembungan kredit Nasabah KCP BNI Pinrang mencuat sebulan lalu.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Pinrang Muh Akbar Wahid mengatakan penanganan kasus membutuhkan proses. “Sejauh ini proses yang ditangani berjalan sebagai mana mestinya,” ujarnya.

Dalam penanganan kasus ini kata dia penyidik sudah memeriksa 19 saksi naik dari debitur maupun dari kalangan BNI. “Kita Pastikan kasus ini berjalan,” pungkasnya. (Dia)

Bagikan artikel ini ke :