Ciri Khas Rumah Gaya Amerika yang Bisa Jadi Referensi

Ciri Khas Rumah Gaya Amerika yang Bisa Jadi Referensi
Rumah Gaya Amerika yang Bisa Jadi Referensi. (Foto: iStockphoto/ucpage)

ONEANEWS.com – Apabila Anda menonton film luar negeri atau film Amerika, tentu Anda sering melihat rumah khas gaya Amerika.

Rumah tersebut berbeda bila dibandingkan rumah pada umumnya di Indonesia, meski memiliki gaya minimalis

Rumah di Amerika terbilang unik, karena memiliki halaman luas, tidak punya pagar, dilengkapi dengan loteng dan basement. Sayangnya, beberapa fitur tersebut kurang relevan digunakan di Indonesia.

Akan tetapi, ada beberapa ciri khas rumah Amerika yang bisa diadopsi untuk dibangun di Indonesia. Bahkan, ini telah dilakukan beberapa pengembang yang ada di Indonesia.

Mengenal Rumah Gaya Amerika

Melansir Bramble Journal, rumah gaya Amerika merupakan pembaruan dari gaya klasik Eropa. Gaya Amerika mengedepankan kesederhanaan dengan tidak banyak menggunakan ukiran, detail yang rumit, dan identik dengan warna netral.

Di Amerika sendiri, rumah gaya ini memusatkan aktivitas pada area perapian. Meski begitu, pada hunian lainnya fitur-fitur, seperti pintu, plafon, dan jendela, cenderung lebih ditonjolkan.

Rumah gaya Amerika tak jarang dianggap kuno, tetapi konsep desainnya banyak diterapkan pada rumah-rumah masa kini. Hal ini karena gaya tersebut mencerminkan kemewahan dan elegan, tetapi perawatannya mudah dan sangat fleksibel.

Ciri Khas Rumah Gaya Amerika

Melansir BTN Properti, berikut ciri khas rumah gaya Amerika yang bisa kamu terapkan.

Bergaya Cape Cod

Istilah cape code mengacu pada struktur bangunan rumah gaya Amerika yang berbentuk persegi panjang dengan atap yang curam dan plafon rendah.

Cape cod lahir pada abad ke-17 dan masih digunakan pada rumah-rumah Amerika hingga sekarang. Di Amerika sendiri, cope cod ini termasuk penambahan cerobong asap di tengah rumah dan loteng setinggi setengah lantai.

Atap Pelana

Atap pelana digunakan pada rumah gaya Amerika. Atap jenis ini terdiri dari dua sisi miring atap yang menyatu di bagian tengah. Atap jenis ini tak jarang dibuat menumpuk untuk menciptakan kesan berbeda dan unik.

Warna Dinding Putih

Seperti yang telah dijelaskan, rumah gaya Amerika menggunakan warna-warna netral, seperti putih. Warna putih digunakan karena merupakan reflektor alami dari cahaya matahari.

Warna putih juga memberikan kesan yang menenangkan dan minimalis sehingga cocok digunakan di negara-negara tropis, seperti Indonesia.

Jendela Banyak

Jendela menjadi fitur penting pada rumah gaya Amerika. Jendela pada fasad rumah gaya Amerika biasanya berjumlah banyak. Dua jendela besar umumnya diletakkan di sisi kanan dan kiri pintu rumah.

Selanjutnya, dua jendela ditambahkan lagi di lantai pertama. Kemudian, lima hingga enam jendela disusun secara simetris pada setiap lantai.

Penggunaan jendela yang banyak ini membuat rumah gaya Amerika mendapatkan sinar matahari yang cukup dan sirkulasi udara yang lancar.

Material Alami

Ciri khas rumah gaya Amerika selanjutnya adalah penggunaan material alami, seperti batu bata dan kayu. Material alami ini digunakan, baik untuk area interior maupun eksterior.

Batu bata biasanya digunakan untuk dinding dan fasad rumah. Sementara itu, kayu digunakan sebagai material lantai. Penggunaan material alami ini merupakan budaya Amerika klasik.

Ada Cornice yang Dekoratif

Terakhir, rumah gaya Amerika biasanya dilengkapi dengan cornice atau ukiran dekoratif di sudut-sudut dinding atau atap. Cornice memberikan kesan yang indah pada rumah dan seringkali dibuat dengan berbagai bentuk ukiran yang cantik.

Itulah tadi definisi dan ciri khas rumah gaya Amerika yang bisa Anda terapkan. (*)

Bagikan artikel ini ke :