Bocah Empat Tahun di Parepare yang Alami Lumpuh Otak Butuh Uluran Tangan

ONEANEWS.com – Muhammad Farrasah, atau akrab disapa Arsya, adalah bocah laki-laki berusia 4 tahun 2 bulan (balita) beralamat Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare.
Sejatinya Arsya lahir dan tumbuh sehat seperti anak-anak pada umumnya. Belakangan, Arsya didiagnosis mengidap penyakit lumpuh otak (cerebral palsy) yang disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal.
Bekas jahitan yang mengelilingi lingkar kepala Arsya menandakan ia sudah pernah menjalani operasi. Meskipun mengantongi BPJS Kesehatan, namun biaya pengobatan, termasuk transportasi, maupun penebusan obat tidaklah sedikit.
Arsya tinggal bersama ibunya, Asdariani yang mengasuhnya dengan penuh kesabaran. Ibu Arsya kini berjuang sendiri usai berpisah dengan suaminya setahun yang lalu.
Asdariani yang kini menjadi terus berjuang menghasilkan rupiah demi kelangsungan hidup dan keluarga. Terkhusus untuk biaya pengobatan Arsya.
Asdariani atau Ibu Arsya hanya mengandalkan hasil dari jualan kripik yang omzetnya tidak menentu. Itupun kadang dalam waktu yang lama tidak mengolah jajanan karena sibuk mengurusi Arsya yang sakit.
Kondisi rumah yang dihuni Arsya dan ibunya merupakan peninggalan orangtua. Meskipun lumayan bagus, terawat dan sedikit luas, tapi penghuni di dalamnya selalu menjerit dan menangis dalam doa-doanya.
Keluarga ini tinggal bersama neneknya dan juga kedua kakak Arsya di rumah tersebut.
Sementara, Ayah Arsya yang pergi tidak meninggalkan apapun. Bahkan selama kepergiannya, berkabar sekali saja tidak pernah. Apalagi mengirimkan tanda kasih dan cinta buat anak-anaknya.
Baznas Kota Parepare telah mengunjungi rumah atau kediaman Arsya belum lama ini. Pengurus Baznas Abdul Rahman melihat Arsya yang tidak bisa berdiri ataupun berjalan hanya kebanyakan dipangku oleh ibunya.
“Katanya, ia (Asdariani) pernah mengalami sakit ginjal karena kelamaan memangku Arsya,” katanya.
“Dan pada akhirnya kita semua meski bersepakat pada satu hal, bahwa demi kemanusiaan kita harus tegak pada pengabdian tanpa batas. Karena kita yakin, Allah selalu menyimpan banyak orang-orang baik. Arsya tentu masih punya Ayah, Ibu, saudara, dan sahabat, dan itu adalah kita semua,” tegas Abdul Rahman.
Baznas Parepare yang melihat kondisi tersebut, berinisiatif untuk membantu Arsya dan keluarganya. Baznas juga mengajak masyarakat untuk mengulurkan tangan untuk Arsya.
“Baznas kota Parepare mengajak bapak/ibu untuk peduli dan membantu adik Arsya untuk sembuh dari penyakit yang lumpuh otak. Semoga Allah memberkahi kita semua dengan hati tergerak membantu sesama dengan donasi zakat atupun sedekah. Mari bantu sehat Arsya,” ungkap Ketua Baznas Kota Parepare, Saiful.
Bagi yang mau berdonasi untuk Arsya dan Keluarganya, bisa melalui rekening Baznas Kota Parepare, Bank BRI 006401012559532, Bank BPD Sulselbar 0300020000068484, BSI 7171777668, Bank Muamalat 8030123456 atau melalui layanan jemput donasi 081342346244.
Sedikit penjelasan, lumpuh otak atau dikenal dengan cerebral palsy (CP) merupakan suatu kondisi terdapat kerusakan jaringan otak yang irreversible dan tidak progresif.
Kondisi ini merupakan gangguan yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk bergerak dan menjaga keseimbangan dan postur. (*)