Cegah Pelajar Terjerumus Narkoba, Sat Resnarkoba Polres Parepare Berikan Edukasi Sejak Dini
ONEANEWS.com – Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Parepare. Kali ini, edukasi bahaya narkoba diberikan kepada 20 pelajar Yayasan Pendidikan Sekolah Kristen Gamaliel dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kantor Sat Resnarkoba Polres Parepare.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh KBO Sat Resnarkoba Polres Parepare, IPTU Hamka, S.E., dengan didampingi guru pembimbing. Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan mengenai bahaya narkoba sekaligus membangun kesadaran agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan barang terlarang tersebut.
Dalam pemaparannya, IPTU Hamka menjelaskan berbagai jenis narkoba, dampak buruk penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga konsekuensi hukum yang dapat dihadapi pengguna maupun pengedar.
Menurutnya, pemahaman mengenai narkoba perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Dengan pengetahuan yang memadai, pelajar diharapkan mampu mengenali risiko, mengambil keputusan yang tepat, serta menolak berbagai bentuk ajakan yang dapat membawa mereka pada perilaku negatif.
“Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin mereka memahami sejak dini bahwa narkoba sangat berbahaya dan dapat merusak masa depan. Kami harap adik-adik bisa menjadi pelopor antinarkoba di lingkungan sekolah dan pergaulannya,” ujar IPTU Hamka.
Ia menekankan bahwa upaya pencegahan tidak cukup hanya dengan mengetahui jenis dan bahaya narkoba. Para pelajar juga perlu memiliki ketegasan dalam menentukan pilihan, terutama ketika menghadapi pengaruh lingkungan pergaulan yang berpotensi menjerumuskan mereka pada penyalahgunaan narkoba.
Karena itu, IPTU Hamka mengimbau para peserta agar lebih selektif dalam memilih teman bergaul, tidak mudah terbujuk ajakan negatif, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Belajar, mengembangkan bakat, mengikuti aktivitas positif, dan mengejar prestasi dapat menjadi bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih baik.
Edukasi semacam ini juga diharapkan mampu mendorong pelajar untuk saling mengingatkan ketika menemukan perilaku yang berisiko di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari. Dengan demikian, kesadaran untuk menjauhi narkoba tidak hanya tumbuh pada diri sendiri, tetapi juga menyebar kepada teman sebaya.
Bagi kalangan pelajar, pencegahan penyalahgunaan narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan aparat penegak hukum. Kolaborasi berbagai pihak menjadi penting agar generasi muda memperoleh lingkungan tumbuh kembang yang aman dan mendukung pencapaian cita-cita mereka.
Melalui sosialisasi tersebut, Sat Resnarkoba Polres Parepare berharap para pelajar Yayasan Pendidikan Sekolah Kristen Gamaliel semakin memahami risiko penyalahgunaan narkoba dan mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba atau Bersinar. Harapannya, para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan memiliki keteguhan untuk mengatakan tidak terhadap narkoba demi menjaga masa depan mereka. (Rls)
