Pelajar SMKN 2 Parepare Siap Jadi Pengawas Partisipatif, Bawaslu Tanamkan Semangat Siaga Demokrasi
ONEANEWS.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare melaksanakan kegiatan Menyapa Gen Z dengan tema Pelajar Siaga Demokrasi yang berlangsung di Aula SMK Negeri 2 Kota Parepare, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, bersama jajaran staf dan disambut antusias oleh pihak sekolah serta para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Muh. Zainal Asnun menyampaikan materi pendidikan politik khususnya bagi pemilih pemula. Ia memaparkan sejarah singkat terbentuknya penyelenggara pemilu, termasuk penjelasan mengenai siapa saja penyelenggara pemilu berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, serta tugas dan kewenangan Bawaslu dalam mengawasi setiap tahapan pemilu.
Ketua Bawaslu juga menjelaskan bahwa pengawas pemilu pertama kali hadir pada tahun 1955. Ia menekankan pentingnya memahami asas-asas Pemilu, yakni Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (LUBER JURDIL). Di tengah pemaparan materi, Muh. Zainal Asnun aktif melibatkan siswa melalui sesi tanya jawab dan diskusi untuk menjaga fokus serta meningkatkan partisipasi mereka selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, ia menjelaskan perbedaan antara istilah Pemilihan dan Pemilu. Pemilihan merujuk pada pemilihan kepala daerah seperti Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta Bupati dan Wakil Bupati. Sementara Pemilu mencakup pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPRD, dan DPD.
Dalam penyampaiannya, Muh. Zainal Asnun juga mengingatkan bahwa Pemilu dan Pemilihan serentak berikutnya akan dilaksanakan pada tahun 2029. Para siswa yang mengikuti kegiatan ini nantinya akan menjadi pemilih aktif dan menggunakan hak suaranya untuk pertama kali.
Lebih lanjut, Bawaslu Kota Parepare secara khusus mengajak para siswa untuk menjadi pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing. Para pelajar didorong untuk berani melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu, serta turut menyosialisasikan pentingnya pemilu yang jujur dan adil kepada keluarga dan masyarakat sekitar.
“Peran generasi muda sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas partisipatif yang peduli terhadap proses demokrasi di sekitarnya,” ungkap Muh. Zainal Asnun.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan politik bagi Gen Z sangat penting agar pemilih pemula memahami proses demokrasi dan terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran, termasuk politik uang. Baik yang memberi maupun yang menerima politik uang sama-sama dapat dikenakan tindak pidana pemilu.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Parepare berharap dapat menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini serta membentuk generasi muda yang kritis, berintegritas, dan siap menjadi bagian dari pengawasan partisipatif dalam setiap proses demokrasi di Indonesia. (Rls)
